Manusia disekitar mungkin pernah mengira kita tidak memiliki masalah. Karena yang mereka tahu kita selalu tampak ceria. Dikira lahir dari keluarga yang hebat, lulusan pendidikan tinggi, pekerjaan yang bagus di perusahaan besar. Tapi mungkin mereka adalah manusia yang melihatmu hanya dari jam 8 pagi hingga 5 sore, atau yang hanya berpapasan saat jam  makan siang, atau yang hanya bertemu saat menghabiskan waktu luang di malam selepas bekerja,  atau malah yang hanya bertemu di parkiran atau menunggu angkutan umum, atau bahkan mungkin yang hanya tau lewat cerita yang dishare di sosial media.

Di pikiran mereka, kita tidak punya kesulitan, ketakutan, atau pun kesedihan. Mereka sungguh tidak akan pernah tahu yang sebenarnya kita hadapi dan miliki sampai kita sendiri yang menceritakan kesulitan, ketakutan, dan kesedihan kita tentang sesuatu yang kita rahasiakan. Mungkin tentang masa lalu, masa depan, masalah keluarga atau orang tua, finansial, tidak nyaman bekerja ataupun yang lainnya. Manusia di sekitar kita itu tidak benar-benar tahu.

Bisa jadi, kita terlihat begitu baik-baik saja, tertawa renyah yang riang, bercerita berapi-api tentang impian dan segala keinginan, hingga kebanggaan atas keberhasilan yang diraih. Namun di belakang itu, mereka mungkin tidak pernah tahu selepas itu, setelah berpisah dari pertemuan dengan mereka, saat kembali ke rumah dan  menginjakan  kaki ke kamar seorang diri, kita kembali dibuat memikirkan tentang kekhawatiran dan ketakutan.

Karena tidak ada yang selalu baik-baik saja dan tidak ada yang selalu tidak baik-baik saja.
Bersyukurlah!

Posted in