Stress ya?
Kata beberapa teman sih mungkin kurang “me time” atau sebaliknya kurang kesibukan.
Apa iya?
Kerjaan lagi banyak-banyaknya, ada tambahan kerjaan lainnya, belum lagi menemani anak sekolah online, olahraga pun sudah hampir setiap subuh dan malam, wishlist baca buku masih jalan kok, bahkan kegiatan agama pun ada. Wah betul, kurang “me time”!
Berselancar di media sosial sebentar, mencari inspirasi “me time” apa ya enaknya. Aha! Duduk di kedai kopi Sabtu sore dua atau tiga jam saja seorang diri, sepertinya cukup. Diputuskan begitu.
Masih ada voucher yang bisa ditukarkan segelas kopi dan sepotong roti. Baiklah ke kedai itu saja hemat!
Eh, tak sengaja kutengok kulkas, wah lengkap sekali buah-buahan. Mulai dari buah kiwi yang sengaja dibeli banyak bulan lalu karena sedang murah-murahnya, apel yang sudah mulai hampir keriput, buah pear berbagai warna, sampai mangga muda untuk dirujak. Lagipula masih ada sisa cinamon roll kemarin lengkap dengan unsweetened almond jam yang masih penuh satu jar. Kalau mau gurih, dimsum di freezer tinggal dikukus saja. Hmm…
Dari pada ke kedai kopi tapi sibuk memikirkan buah dikulkas, Sabtu soreku tak jadi di kedai kopi. Jus buah campur rasa asam, di kursi makan rumah dan sedikit playlist musik langganan Gramedia adalah Sabtu soreku.
Asik, si voucher masih bisa dipakai buat tambahan beli sepatu anak sesuai rencana awal.
Agar tambah sempurna “me time” Sabtu sore ini, semuanya ditulis saja untuk suatu saat bisa dikenang di suatu Sabtu sore nanti.
-di Bogor suatu Sabtu sore disertai mendung gerimis tipis.